14 Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan, Jantung, Maag, Rematik, Dll

Thursday, May 4th, 2017 - Kesehatan


Daun sembung sering dimanfaatkan untuk kesehatan atau pengobatan penyakit. Dengan nama latinnya yaitu Blumea Balsamifera. Daun sembung memiliki kandungan zat seperti glikosida, tannin, limonene, cineole, myristin, borneol, pirokatechin, limonene, asam palmitin, sesquiterpen dan minyak atsiri.

Khasiat daun sembung diyakini mampu membantu mengobati penyakit maag, gatal-gatal, dan lainnya. Adapun senyawa flavanol yang terkandung di dalam daun sembung mempunyai sifat sebagai anti peradangan.

 

Daun Sembung

Daun Sembung | Sumber gambar: Tcmwiki.com

 

Ciri-Ciri Tumbuhan Sembung
Tumbuhan ini sering dijumpai di wilayah yang tropis dan sub-tropis Asia , terutama di India dan Asia Tenggara. Biasanya tumbuh liar di ladang, dengan bentuk tegak, tingginya mencapai 4 m dan berambut halus.

Daun bagian bawah bertangkai, adapun di bagian atas daunnya tumbuh berseling yang berbentuk bundar telur dan lonjong, bagian pangkal dan ujung daunnya lancip, bagian pinggirnya bergerigi.

Permukaan daun sembung yang bagian atas agak kasar, adapun bagian bawah daun sembung halus.

Baik akar maupun daunnya bisa dimanfaatkan untuk ramuan kesehatan. Di dalam Buku Pintar Tanaman Obat: 431 Jenis Tanaman Penggempur Aneka Penyakit yang ditulis oleh Redaksi AgroMedia, menyebutkan bahwa bagian yang bisa digunakan dari tumbuhan sembung adalah bagian akar dan daun, baik itu dalam kondisi segar maupun kering.

Daun sembung sudah dari dulu oleh masyarakat dimanfaatkan sebagai bahan ramuan tradisional.

Dr. Paul Haider menjelaskan seperti yang diterbitkan di laman Omtimes.com, bahwa tanaman sembung tumbuh di daerah tropis, yang khasiatnya mampu menurunkan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan infeksi saluran kemih, membantu PMS dan banyak lainnya.

Di Filipina, departemen makanan dan obat-obatan telah memasukan sembung sebagai bahan terdaftar untuk digunakan sebagai obat.

Dari laman Knoji.com, menyebutkan bahwa jauh sebelum diperkenalkan sebagai bahan untuk pengobatan modern, di daerah pedesaan daun sembung dijadikan bahan untuk membuati teh atau pengobatan alami, yang mempunyai khasiat antispasmodik, anti diare, serta daunnya digunakan sebagai antiseptik untuk luka ringan.

Pada dunia pengobatan modern, bahan alami sembung dijadikan sebagai obat alternatif untuk mengobati penyakit demam, hipertensi, rematik, sakit perut, disentri, sakit tenggorokan dan memiliki sifat untuk membantu mengobati gangguan ginjal.

Manfaat Daun Sembung untuk Kesehatan dan Pengobatan

1. Untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Jantung berfungsi sebagai pemompa darah pada sistem sirkulasi tubuh yang terbentuk dari otot khusus yang berdetak. Serambi kiri jantung yang bekerja untuk memompa darah, mempunyai kandungan oksigen yang mencukupi untuk kemudian dikirim ke semua bagian tubuh, kemudian akan kembali ke serambi kanan jantung.

Darah dipompa menuju paru paru agar bisa memperoleh zat oksigen, sebelum nantinya akan disalurkan kembali ke seluruh tubuh.

Di dalam daun sembung terkandung minyak atsiri berupa sineol, borneol dan lainnya. Lalu terdapat kandungan senyawa flavanol dan tanin di dalamnya.

Senyawa flavanol berfungsi untuk melawan serangan bakteri, mencegah peradangan, dan sebagai anti trombotik.

Fungsi yang dimiliki senyawa flavanol manfaatnya sangat vital, yaitu menjaga kesehatan jantung, menyembuhkan gejala berbagai jenis penyakit jantung dan melancarkan peredaran darah.

Manfaat lainnya yaitu mengatasi peradangan, membunuh kuman berbahaya dan menghambat perkembangannya, memberikan efek hangat pada tubuh, dan banyak lainnya.

Cara meraciknya agar memperoleh khasiat daun sembung untuk jantung ini, yaitu pertama-tama siapkan 3-5 helai daun sembung atau segenggam penuh  pucuk daun sembung, kemudian bersihkan danun sembung (dicuci hingga bersih dengan air mengalir).

Setelah itu rebus daun sembung bersama dengan dua gelas air, biarkan air rebusan mendidih hingga hanya tersisa satu gelas saja airnya.

Kemudian saring airnya, lalu minum satu kali atau dua kali dalam sehari. Dalam periode satu minggu.

 

2. Sebagai Diuretik

Dari laman Omtimes.com, menjelaskan bahwa tanaman sembung memiliki sifat diuretik yang kuat, yang manfaatnya mampu membantu memaksimalkan poses detoksifikasi tubuh (pembuangan racun dari dalam tubuh), membersihkan saluran kencing, dan mengatasi masalah retensi air berlebih.

3. Mengobati Penyakit Maag

Penyakit maag sudah umum diketahui, yang menyerang pada semua usia, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Munculnya penyakit maag karena masalah pola makan yang kurang baik, yang dampaknya menyebabkan asam lambung menjadi naik dan lambung terasa perih.

Daun sembung memiliki sifat hangat, agak pedas harum, dan sedikit pahit. Di dalamnya terkandung senyawa atsiri, glikosida, pirokathein, tannin, asam palmitin, kholorasetofeton, sineol dan borneol, juga terkandung senyawa flavanol, manfaatnya mampu mengatasi masalah peradangan dan membunuh bakteri.

Kandungan di dalam daun sembung berkhasiat untuk mengatasi penyakit maag yang dialami. Cara membuat ramuannya, pertama-tama sediakan daun sembung segar sebanyak 5 lembar, kemudian cuci dengan air bersih.

Setelah itu daun sembung direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih, biarkan dalam kondisi mendidih sampai airnya akhirnya tinggal satu gelas saja, setelah itu tambahkan sedikit garam. Kemudian minum sebelum waktu sarapan pagi.

 

4. Mengobati Ambeien

Jika Anda mengalami masalah ambeien maka harus segera disembuhkan, dampaknya akan sangat menganggu kegiatan sehari-hari.

Penyakit ambeien disebut juga wasir, sebuah gangguan yang muncul pada area anus, dimana kondisi bibir anus mengalami sebuah pembengkaan dan pendarahan, hal ini dirasakan seperti ketika BAB.

Saat penyakit ambeien kambuh mengakibatkan aktifitas akan terganggu, disamping juga membuat tubuh menjadi tidak nyaman.

Munculnya penyakit ambeien akibat kondisi pembuluh darah yang ada di area anus melebar karena terhambatnya aliran darah dalam menuju ke jantung.

Kondisi melebarnya pembuluh darah mengakibatkan tertutupinya selaput lendir, kulit dan otot-otot polos. Kondisi ini lama kelamaan akan menimbulkan bengkak yang akhirnya menimbulkan sebuah tonjolan.

Tonjolan inilah yang menjadi masalah karena akan sangat mengganggu kegiatan dan membuat  tidak nyaman. Bahkan kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri ketika mengedan terlalu keras saat BAB.

Pemicu munculnya penyakit ambeien yaitu karena terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi makanan yang pedas atau cabe, hal ini memicu terjadinya pelebaran pembuluh darah.

Aktivitas yang terlalu lama atau duduk dan berdiri dalam satu waktu, juga bisa memicu penyakit ambeien. Hal lainnya yang menyebabkan meningkatnya resiko penyakit ambeien adalah kebiasaan mengangkat beban yang terlalu berat, terlalu sering buang air besar, mengalami diare dan sembelit kronis.

Gejala penyakit ambeien terbagi dalam 4 stadium:
— Stadium 1
Tonjolan telah ada, tetapi bentuknya masih sangat kecil dan belum keluar, sehingga belum bisa terlihat secara kasat mata. Gejalanya yang kemungkinan bisa muncul pada stadium 1 adalah darah menetes setiap selesai buang air besar.
— Stadium 2
Tonjolan sudah keluar dengan ukuran sedang (tidak besar). Tonjolan keluar, namun bisa mengecil / hilang (masuk kembali) ketika dalam posisi tubuh berdiri.
— Stadium 3
Tonjolan telah berukuran lebih besar. Saat berdiri tonjolan tidak akan masuk lagi, kecuali jika didorong dengan tangan.
— Stadium 4
Tonjolan sebesar bola tenis. Tonjolan tidak dapat masuk kembali walapun telah didorong. Kondisi ambeien yang sudah masuk tahap stadium 4, maka memiliki kemungkinan untuk dilakukan operasi.

Mengobati wasir (ambeien) dengan ramuan alami, bahan-bahan yang perlu disiapkan, yaitu:

25 gram daun sembung muda

3 gelas air bersih

5 gram adas

3 gram kapur sirih

Cara meramunya:

Pertama-tama daun sembung dicampur dengan adas dan kapur sirih.

Kemudian direbus dengn air hingga mendidih.

Setelah itu, airnya diminum 2 kali dalam sehari.

 

5. Mengobati Batuk dan Pilek

Penyakit batuk pilek bagi umumnya dianggap sebagai hal biasa, walaupun cukup menganggu aktivitas sehari-hari. Seringnya penyakit batuk-pilek diatasi dengan membeli obat diapotek atau warung. Anda sebenarnya bisa menyembuhkannya secara herbal.

Anda bisa memanfaatkan bahan alami daun sembung untuk menyembuhkan penyakit batuk dan pilek. Daun sembung memiliki sifat pedas atau menghangatkan, sedikit pahit, dan baunya seperti rempah.

Kandungan di dalam daun sembung berkhasiat sebagai obat batuk pilek, membunuh bakteri, melancarkan peredaran darah, peluruh dahak (ekspektoran), tonikum dan astrigen.

Pada sebuah artikel yang berjudul Daun Sembung Obat Batuk Pilek Murah Meriah, memaparkan tentang cara membuat membuat ramuan alami untuk mengobati batuk pilek, dengan menggunakan daun sembung. Berikut penjelasannya di bawah ini.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

Daun sembung 5 lembar 

Air putih sebanyak 2 gelas

Cara pembuatannya:
Pertama-tama cuci hingga bersih daun sembung, setelah itu direbus bersama dengan air sebanyak 2 gelas.

Biarkan air dalam kondisi mendidih, hingga akhirnya air rebusan hanya tersisa satu  gelas, maka baru disaring airnya.

Minum air rebusan selagi hangat, diminum saat batuk dan pilek menyerang tubuh, hingga akhirnya sembuh.

6. Mengobati Diare

Orang dewasa normalnya melakukan BAB sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Kondisi tubuh yang teserang diare menyebabkan frekuensi BAB lebih dari tiga kali dalam sehari, bahkan bisa mencapai sepuluh kali.

Penyakit diare menyebabkan kondisi buang air besar dengan tinja encer atau berair, dengan frekuensi yang terlalu sering. Penyakit Diare umumnya berlangsung beberapa hari, namun adapula penyakit diare yang berlangsung lebih dari satu atau dua minggu, ini digolongkan sebagai diare kronis.

Gejala penyakit diare yaitu perut terlalu sering mulas ingin BAB, kondisi feses BAB encer, rasa nyeri pada perut, demam, perut terasa kembung, terkadang muncul kram perut, dan muncul darah dalam tinja.

Penyebab diare yaitu kebiasaan mengonsumsi makanan yang terlalu banyak dalam satu waktu, dan makan yang terlalu cepat. Hal ini menyebabkan masalah pada saluran pencernaan (usus).

Normalnya, usus besar menyerap cairan dari makanan yang dikonsumsi, dan meninggalkan kotoran (tinja) yang setengah padat. Namun, jika kondisinya yaitu cairan dari makanan yang dikonsumsi tidak diserap di saluran pencernaan, hal ini menyebabkan kotoran (feses) menjadi encer (kurang keras).

Penyakit diare juga bisa terjadi akibat infeksi virus atau bakteri, seperti efek dari keracunan makanan yang kemudian menimbulkan diare.

Penyebab lainnya dari penyakit diare yaitu alergi makanan, dan efek negatif terhadap obat-obatan, dimana obat-obatan seperti antibiotik bisa menyebabkan diare karena antibiotik akan bekerja untuk membunuh bakteri baik dan jahat (tidak pandng bulu),  yang ini bisa merusak keseimbangan pada organ usus, yang akhirnya memicu diare.

Untuk menobati diare dengan daun sembung. Caranya, pertama-tama rebus segenggam daun sembung bersama dengan 3 gelas air, biarkan dalam kondisi mendidih hingga air rebusan hanya tersisa 1,5 gelas.

Lalu saring air rebusan dan tambahkan sedikit madu, minum airnya sebanyak 3 kali dalam sehari, masing-masing ½ gelas dalam sekali minum.

Dari laman Jitunews.com juga menyebutkan tentang cara menobati diare dengan bahan daun sembung dan lainnya.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

Daun sembung sebanyak tiga lembar.

Daun harendong muda sebanyak 1 genggam.

Isi buah manggis sebanyak 5 gram.

Cara membuat ramuannya:

Cuci bersih daun sembung dan bahan-bahan lainnya, kemudian semuanya dicampurkan dan direbus dengan air sebanyak 1½ gelas.

Biarkan mendidih hingga air rebusan hanya tersisa ½ gelas. Setelah itu saring airnya, dan diminum. Lakukan 3 kali dalam sehari.

 

7. Manfaat Untuk Wanita

Daun sembung cukup bagus dikonsumsi oleh wanita yang sedang dalam masa haid, khususnya pada wanita yang mengalami rasa nyeri ketika haid. Dalam kondisi seperti itu, disarankan mengonsumsi daun sembung karena kandungan di dalam bermanfaat untuk meredakan nyeri.
Untuk membuat ramuannya, maka pertama-tama siapkan lima helai daun sembung, siapkan juga lima biji kedaung.
Kedua bahan tersebut dipanaskan (dipanggang) di atas api kecil. Setelah layu, kemudian haluskan.
Kemudian rebus dengan air 2 gelas, biarkan mendidih hingga hanya tersisa satu gelas saja. Setelah itu saring dan ambil ramuan dari air rebusan tesebut.
Manfaat lainnya daun sembung bagi wanita adalah mampu mengobati keputihan.
Dari laman Omtimes.com, kandungan di dalam sembung bermanfaat untuk mengatasi dan menenangkan kram menstruasi, meredakan perut kembung, dan melancarkan aliran darah ke daerah panggul.

8. Meningkatkan Nafsu Makan

Ketika tubuh mengalami tidak nafsu makan, maka bisa diatasi dengan memanfaatkan bahan alami daun sembung. Cara membuatnya, pertama-tama sediakan enam lembar daun sembung.
Setelah itu bersihkan daun sembung, dan rebus bersama dengan air dua gelas. Lalu biarkan mendidih hingga tersisa adalah 1 ½ gelas.
Kemudian saring air rebusan. Ramuan ini diminum pada pagi dan sore. Apabila rasanya sangat pahit, maka Anda dapat menambahkan madu.

9. Untuk Mengobati Sakit Perut dan Masuk Angin

Di dalam buku “Tumbuhan Obat & Khasiatnya” karya Arief Hariana, hal. 63-64, disebutkan bahwa manfaat kandungan di dalam daun sembung mampu untuk mengobati sakit perut, diare, kolera, dan masuk angin.
Untuk Membuat ramuanya, maka pertama-tama cuci bersih sebanyak lima lembar daun sembung, kemudian potong kecil-kecil.
Lalu rebus daun sembung bersama dalam 3 gelas air hingga hanya tersisa 1,5 gelas.
Setelah itu tunggu agak mendingin, lalu air rebusan disaring.
Minum ramuan air rebusan ini sebanyak 3 kali dalam sehari, berarti masing-masing 3/4 gelas besama 1 sendok makan madu.

10 .Menjaga Kesehatan Ginjal


Dari laman Omtimes.com, menjelaskan bahwa kandungan di dalam sembung yang bersifat antibakteri dan diuretik, bermanfaat untuk mengobati masalah saluran kemih seperti infeksi saluran kemih, menjaga kesehatan ginjal dan mengobati batu ginjal.
Ginjal mempunyai fungsi vital untuk mengatur keseimbangan konsentrasi elektrolit di dalam darah dan keseimbangan asam basa. Ginjal bekerja sebagai alat filtrasi bagi tubuh.
Dampak dari menurunnya fungsi ginjal yaitu beresiko tertimbunnya zat-zat kapur, zat-zat tidak berguna dan zat racun di dalam tubuh, yang lama keamaan dapat menggumpal untuk kemudian terbentuklah batu ginjal.
Penyakit ginjal juga bisa semakin buruk jika seseorang kurang minum air putih, dan terlalu banyak duduk.
Gejala penyakit yaitu pinggang bagian belakang terasa kaku, kejang, atau pegal, nafsu makan menurun, muncul rasa mual, otot di sekitar kemaluan terasa sakit, susah tidur, tubuh terasa dingin, wajah membengkak, mata cekung dan mulut kering.
Berikut ramuan untuk mengobati penyakit ginjal, bahan-bahan yang perlu disediakan:

3 lembar daun sembung.

10 lembar daun belimbing wuluh.

2 cm brotowali.

1 buah jeruk nipis.

3 sdm gula batu.

Cara membuatnya:
Pertama-tama bersihkan semua bahan tersebut menggunakan air bersih mengalir. Kemudian daun sembung, daun belimbing wuluh dan brotowali direbus menjadi satu, bersama dengan air sebanyak 3 gelas.
Kemudian biarkan dalam kondisi mendidih, hingga air rebusan hanya tinggal 1 ½ gelas.
Lalu air rebusan tersebut diberikan gula batu dan perasan jeruk nipis, lalu diaduk sampai rata.
Setelah itu ambi air rebusan, diminum sekaligus hingga habis.
Penderita penyakit ginjal harus banyak minum air putih, banyak istirahat, jangan merokok, jangan makan jeroan, jangan terlalu banyak mengonsumsi garam, dan jangan minum-minuman keras.

 

11. Mengobati Sendi Rematik


Akar sembung dapat dimanfaatkan untuk mengobati rematik. Ketika terkena nyeri sendi karena rematik, berikut langkah-langkah cara mengobatinya dengan bahan akar sembung:

Siapkan akar sembung sebanyak 30 gram, dan daun gandarusa 60 gram.

Cuci hingga bersih pada kedua bahan itu.

Lalu kedua bahan tersebut direbus bersama dengan air sebanyak tiga gelas.

Biarkan dalam kondisi mendidih, hingga air rebusan hanya tersisa satu gelas.

Saring dan ambil air hasil rebusan.

Minum ramuan ini.

Lakukan dua kali dalam sehari.

12. Memiliki Manfaat Antioksidan

Dari laman Omtimes.com, daun sembung memiliki kandungan antioksidan kuat, yang manfaatnya yaitu membantu mencegah penyakit kardiovaskular, stroke, dan kanker.
Antioksidan bekerja untuk mencegah dan membantu memperbaiki kerusakan DNA akibat serangan radikal bebas. Dimana radikal bebas dan kerusakan DNA tubuh bisa memicu kanker.
Selain itu, kandungan senyawa metanolik yang terkandung di dalamnya, bermanfaat untuk menghambat perkembangan kanker hati.

13. Antibakteri dan Anti jamur

Fungsi dari kandungan senyawa cyptomeridiol dan icthyothereol acetate yang ada di dalam sembung adalah membunuh bakteri jamur seperti E. coli, P aeruginosa, B subtilis, S aureus, dan C albicans.
Selain itu karena memiliki sifat anti bakteri, anti jamur dan anti mikroba, sifat-sifat ini bekerja untuk membantu mengatasi luka pada kulit dan mencegah terjadinya infeksi, serta mempercepat proses penyembuhan.

14. Mengobati Gatal

Untuk memanfaatkan daun sembung agar bisa menghilangkan gatal pada kulit. Caranya: Pertama-tama rebus 15 gram daun sembung yang telah dikeringkan, rebus selama beberapa menit. Setelah itu minum air rebusannya.

Untuk pengobatan luar, daun sembung yang sebelumnya sudah direbus, maka ditempelkan pada kulit yang gatal, bisul atau bahkan bernanah. Kandungan di dalam daun sembung memiliki sifat anti bakteri yang juga dapat mempercepat penyambuhan kulit.

Efek Samping Daun Sembung
Hingga saat ini belum ditemukan adanya efek samping dari daun maupun akar sembung. Tapi seperti halnya umumnya bahan herbal, maka wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi daun maupun akar sembung.

14 Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan, Jantung, Maag, Rematik, Dll | admin | 4.5